Yang Kami Bagikan di Sini
Catatan kerja dari lapangan, bukan teori yang disalin dari buku
Sebagian besar panduan hidroponik berhenti pada penjelasan umum. Yang jarang dituliskan justru hal yang menentukan hasil di lapangan: berapa lama bibit boleh tinggal di persemaian, berapa siklus fertigasi saat musim hujan, kapan daun bawah dibuang, dan bagaimana membedakan layu bakteri dari layu jamur hanya dengan segelas air.
Enam modul di bawah ini berisi hal-hal itu, berupa angka dan tindakan yang bisa langsung dikerjakan besok pagi.
Terbuka seluruhnya
Tidak ada modul terkunci, tidak ada formulir pendaftaran, tidak ada permintaan nomor telepon.
Berisi angka, bukan kira-kira
Setiap anjuran datang dengan rentang kerjanya, satuannya, dan alasannya.
Enak dibaca di ponsel
Semua tabel dan diagram menyesuaikan layar kecil, jadi bisa dibuka sambil berdiri di lapangan.
Boleh dipakai mengajar
Silakan disalin untuk kelompok tani, modul sekolah, atau pelatihan internal.
6 Modul Hidroponik
Boleh dibaca berurutan, boleh langsung ke yang Anda butuhkan
Sistem Hidroponik
Empat sistem yang dipakai di greenhouse komersial, cara kerjanya, dan mana yang cocok untuk kebun Anda.
- Pasang surut, irigasi tetes, NFT, aeroponik
- Komponen wajib tiap sistem
- Kelebihan dan kekurangan yang jujur
- Cara memilih sistem pertama
Persemaian dan Pindah Tanam
Sterilisasi, pemilihan tray dan media, periode gelap, dan waktu pindah tanam yang tepat untuk tiap tanaman.
- Sterilisasi tray dan media
- Padanan tray, media, dan jumlah benih
- Periode gelap dan EC bertahap
- Umur pindah tanam dua belas tanaman
Nutrisi dan Fertigasi
Kenapa A dan B dipisah, contoh resep untuk daun dan buah, jadwal fertigasi per musim, dan kalibrasi alat.
- Alasan kimia pemisahan tangki A dan B
- Resep sayuran daun dan sayuran buah
- Siklus fertigasi kemarau dan hujan
- Kalibrasi EC dan pH meter
Merawat dan Mengarahkan Tanaman
Membentuk tanaman buah, membuang tunas air, dan membaca kapan tanaman perlu didorong ke arah berbuah.
- Pemangkasan dan penopang
- Tunas air, penjarangan buah, daun bawah
- Menurunkan tanaman agar panen lebih lama
- Mengarahkan vegetatif dan generatif
Hama dan Penyakit Tanaman
Mengenali serangan dari bekasnya, memutuskan tindakan, dan membedakan layu bakteri dari layu jamur.
- Enam pola kerusakan daun dan penyebabnya
- Tingkat serangan dan tindakannya
- Uji ooze untuk membedakan layu
- Sanitasi yang memutus penularan
Bunga Konsumsi
Komoditas kecil bernilai tinggi untuk restoran dan patiseri, dengan aturan kebersihan yang jauh lebih ketat.
- Lima jenis yang lazim ditanam
- Semai dan umur pindah tanam
- Merawat tanpa pestisida sama sekali
- Panen, kemas, dan umur simpan
Urutan Belajar yang Kami Sarankan
Kalau Anda benar-benar memulai dari nol
-
Pahami sistemnya dulu, baru beli barang
Modul 1. Banyak orang membeli instalasi lebih dulu, lalu menyadari sistemnya menuntut perhatian yang tidak sempat mereka berikan.
-
Kuasai persemaian sebelum menanam banyak
Modul 2. Cobalah satu tray lebih dulu. Bibit buruk tidak akan pernah menjadi tanaman baik.
-
Belajar mengukur, bukan menebak
Modul 3, dibaca sambil memegang alat EC dan pH. Pakai kalkulator AB Mix untuk tandon Anda sendiri.
-
Jaga kebersihan sejak hari pertama
Modul 5. Membacanya sebelum ada masalah jauh lebih berguna, karena hampir semua isinya adalah pencegahan.
-
Baru masuk ke teknik lanjutan
Modul 4 dan Modul 6 setelah satu siklus tanam Anda berhasil.
Alat yang Perlu Anda Siapkan
Empat hal ini menentukan, sisanya bisa menyusul
Alat ukur EC atau TDS
Tanpa ini, semua angka dalam modul tidak bisa Anda terapkan. Ini belanja pertama, bukan yang terakhir.
Alat ukur pH
Nilai pH yang meleset mengunci unsur hara meskipun jumlahnya cukup di dalam larutan.
Pompa dan listrik yang andal
Untuk NFT dan aeroponik, siapkan cadangan sebelum menebar benih, bukan sesudahnya.
Wadah pencampur dan alat takar
Gelas ukur dan suntikan tanpa jarum. Selisih setengah mililiter pada volume kecil sudah menggeser EC.
Pertanyaan Seputar Pelatihan Ini
Sebelum Anda mulai membaca
Apakah pelatihan hidroponik ini benar-benar gratis?
Benar-benar gratis. Tidak ada biaya, tidak perlu mendaftar, tidak perlu memberikan nomor telepon atau alamat surel, dan tidak ada modul yang dikunci.
Seluruh materinya terbuka di halaman ini dan bisa dibaca langsung dari ponsel maupun komputer.
Apakah materi ini cocok untuk pemula yang belum pernah menanam?
Cocok. Modul 1 dan Modul 2 ditulis untuk orang yang belum pernah memegang instalasi hidroponik sama sekali, dan setiap istilah dijelaskan saat pertama kali muncul.
Modul 4 dan Modul 6 lebih menuntut, tetapi tetap berguna sebagai gambaran ke mana keterampilan Anda akan berkembang.
Peralatan apa yang minimal harus saya punya?
Alat ukur EC atau TDS meter, alat ukur pH, pompa dengan sumber listrik yang andal, dan wadah untuk mencampur larutan.
Alat ukur paling sering dilewati pemula, padahal paling menentukan. Menanam hidroponik tanpa alat ukur sama dengan memasak tanpa mencicipi.
Bolehkah materi ini dipakai mengajar atau menyusun modul sekolah?
Boleh, dan tidak perlu meminta izin. Banyak guru mencari bahan untuk projek penguatan profil pelajar dan mata pelajaran prakarya, dan materi ini memang disusun agar bisa dipakai seperti itu.
Kami hanya berharap sumbernya disebutkan, supaya pembaca Anda bisa menemukan versi terbarunya beserta kalkulatornya.
Jalur dan Alat Bantu Lainnya
Semuanya gratis
Pelatihan Budidaya Ikan
Memelihara nila dan lele pada kepadatan tinggi, mulai dari kualitas air sampai panen dan pengangkutan.
Kalkulator Nutrisi AB Mix
Hitung takaran pekatan untuk volume tandon Anda, atau racik sendiri dari pupuk tunggal yang dijual di Indonesia.
Kalkulator Kolam Bioflok
Volume kolam, jumlah benih yang muat, kebutuhan pakan dan molase, sampai perkiraan panen.
Ada yang Ingin Ditanyakan
Kalau ada bagian yang belum jelas atau Anda ingin modul baru dengan topik tertentu, sampaikan kepada kami.